Cloud Service Indonesia - Bagi kamu pelaku bisnis, mungkin kamu sering tidak menyadari kesalahan saat berbisnis menggunakan sosial media. Lalu bentuk kesalahan apa saja yang sering kamu tidak sadari? berikut ini ulasannya untukmu.
1. Mencoba Menggunakan Setiap Jaringan Media Sosial
Ada begitu banyak jaringan media sosial di luar sana:
Facebook, Instagram, LinkedIn, Twitter dan Pinterest, dan lainnya. Meskipun
kamu harus mencoba beberapa situs sosmed, bukan berarti kamu harus menggunakan
semuanya dalam satu waktu. Coba memulai dengan 1-2 jaringan sosial dan coba
untuk menguasai mereka. Setelah kamu merasa memiliki komunitas aktif dan
strategi media sosial, bangunlah dengan menjelajahi jaringan lain tempat klien
ideal untuk bisnismu.
2. Gagal Mengidentifikasi Pemirsa Sasaran
Tidak semua pengguna sosmed sama persis. Seperti Facebook
yang lebih digemari oleh usia tua, sedangkan pinterest para remaja. Jadi cari
tahu info mengenai sosmed ayng akan kamu gunakan. Kemudian perbaiki kampanye
bisnismu dan usahakan dapat menjangkau dikalangan manapun. Setelah itu, klien
terbaik akan menemukan dirimu sendiri.
3. Posting Tanpa Strategi yang Jelas
Memposting hal-hal yang hanya bersifat menghibur di sosmed
yang sebenarnya tidak membantu meningkatkan bisnismu, merupakan hal yang
sia-sia. Garis besar strategi sosial dan jenis konten dapat membantu kamu
mengarahkan untuk membuat strategi. Kuncinya adalah, kenali lebih dahulu bisnis
seperti apa yang kamu jalankan.
4. Posting Terlalu Banyak Atau Tidak Cukup
Mungkin memang tidak ada pemberitahuan seberapa banyak kamu
harus memposting di sosmed. Namun konten yang berkualitas tinggi tidak akan
pernah dimakan usia dan para penontonpun tidak akan pernah merasa bosan. Lakukan
ini secara strategis dengan membuat rencana, memposting konten berkualitas
tinggi dan kemudian melacak hasil yang kamu dapatkan.
5. Menggunakan Sosmed sebagai alat satu arah
Sosmed memungkinkan percakapan dua arah. Jika kamu
menggunakannya sebagai alat komunikasi satu arah kamu akan kehilangan banyak
manfaat. Beberapa di antaranya termasuk cara menghubungkan kamu dengan audiens,
peluang pengelolaan reputasi, dan kesempatan untuk belajar bagaimana kamu dapat
melayani kebutuhan pasar Anda dengan lebih baik. Carilah sumber berita tentang
pemimpin besar suatu perusahaan atau persaingan industry yang sedang terjadi
agar dapat emnggunakan sosmed lebih efektif.
6. Mengabaikan Bisnis dan Account Lain
Kamu bukan satu-satunya pelaku bisnis yang menggunakan media
sosial. Pesaing, sponsor, anggota masyarakat lainnya, memiliki akun dan saling mengikuti
masing-masing. Jangan membatasi interaksi sosialmu. Terlibatlah dengan akun
lain dengan membagikan pos mereka, mengomentari konten mereka, dan bahkan
bekerja sama untuk memanfaatkan khalayak yang lebih besar.
7. Melewatkan Analisis dan Pengukuran
Jika kamu tidak tahu hasil seperti apa yang akan kamu capai,
lalu bagaimana kamu akan mengetahui bahwa bisnis tersebut akan berhasil? Melewatkan
analisis dan gagal mengukur kemajuan adalah kesalahan yang besar. Penting agar kamu
tetap memperhatikan hal-hal seperti "pengikut, suka, klik, penjualan,
konversi, kunjungan situs web dan pengukuran lainnya sehingga kamu dapat
menyesuaikan kampanye pemasaran media sosial kamu dan mendapatkan hasil yang lebih
baik lagi. Lebih dari 60 persen, pemasar mengatakan bahwa
"mengukur ROI" adalah satu dari tiga tantangan utama mereka dalam hal
pemasaran media sosial. Mengukur ROI media sosial Anda tidak harus sulit. Mulailah
dengan mengidentifikasi apa tujuan dan apa yang perlu kamu ukur untuk
mengetahui apakah kamu berhasil. Memanfaatkan alat built-in di situs media
sosial dan menetapkan jadwal reguler untuk meninjau data.

Komentar
Posting Komentar